Chief Operating Officer (COO) Yamaha Indonesia Motor Manufacturing, Dyonisius Beti mengatakan, teknologi Blue Core digunakan untuk memaksimalkan efisiensi bahan bakar. Bertolak belakang dengan Aerox 125 LC didesain untuk berperforma.
"Blue Core itu segmetasi pasarnya adalah irit 50 persen dan balance dengan performa yang bagus. Tapi kalau Aerox ini tidak Blue Core karena kita titik beratkan ke high performance," sebut Dyon di acara peluncuran Aerox 125 LC di Sentul, Kab. Bogoro, Jawa Barat, Senin (18/1/2016).
Untuk diketahui, Aerox 125 LC mengusung mesin SOHC 4 tak 125 cc berpendingin cairan. Mesin itu mampu menyemburkan tenaga hingga 8,4 kW pada 9.000 rpm dengan torsi 10,4 Nm pada 6.500 rpm.
Sementara efisiensi bahan bakarnya, Yamaha belum bisa memastikan. Namun, menurut Dyon, konsumsi bahan bakar skutik ini berada di kisaran 43-45 km/liter.
Foto: Rangga Rahadiansyah
This entry passed through the Full-Text RSS service - if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at http://ift.tt/jcXqJW.
Berita Lainnya Harian Bingo

0 comments:
Post a Comment