"Ada <i>concern</i> juga mengenai itu. Kita juga dimarah-marahi. Saya tahu, tapi bagaimana Anda menjelaskan kepada pemerintah? Kita dianggap monopoli kalau tidak mau menjual kepada konsumen. Bagaimana saya bisa mencegah dia membeli mobil kemudian menjadi taksi di grab taksi, atau uber? Enggak bisa," kata Direktur Pemasaran dan Layanan Purna JUal PT HPM, Jonfis Fandy, di Jakarta, kemarin.
Jonfis menyebut, perusahaan jasa taksi juga memiliki hak yang sama dengan konsumen lainnya. Hanya, pembeli dari perusahaan, membeli dalam partai besar atau memborong mobil Honda dalam jumlah banyak.
"Itu sama dengan konsumennya, cuma itu partai besar. Pembeli ini memilih mobil bukan hanya (karena) ini bisa dipakai taksi. Semuanya ada compare-nya. Ada 4 produk (mobil) juga (yang dikomparasi), kita juga tahu kenapa dia memilih kita. Karena efisiensi, interior lapang, kelegaan, dan lain-lain sampai ke resell value-nya. Sampai akhirnya mereka memutuskan untuk membeli Mobilio. Kita juga enggak bisa melarang juga kan. Kalaupun kita larang mereka bisa beli di diler," cerita Jonfis.
Menurut Jonfis, pihak Blue Bird-lah yang mengajukan penawaran penggunaan Mobilio untuk taksi. Berdasarkan hasil perbandingan dengan MPV lain, Blue Bird lebih memilih Mobilio.
"Dari pihak Blue Birdnya. Blue Bird mengajukan penawaran. Setelah hasil tes dia, segala macam, dia (Blue Bird) berhubungan dengan salah satu diler kita. Diler kita bawa ke kita (HPM), bisa enggak kita support itu? Diperbolehkan atau tidak? Karena memang Blue Bird kan pertama kali yang ambil, bukan cuma Blue Bird. Perusahan-perusahaan besar bisa menginfokan, itu udah prosedur biasa," kata Jonfis.
Sebelumnya, Honda belum pernah menjual mobilnya menjadi taksi. Sebab, sebelumnya taksi mengharuskan kapasitas penumpang 4 orang, seperti sedan. Namun, harga sedan Honda dianggap belum terjangkau. Di negara lain pun, Honda sudah menjualnya ke perusahaan taksi.
"Ya karena selama ini kan taksi diproteksi, harus 4 seater. Sedangkan harga (sedan) kita, enggak bisa masuk. Bukan kita enggak mau jual juga. Ya tidak ada yang minta. Harganya terlalu tinggi. Apa ada mobil Honda menjadi taksi di negara lain? Ada, di Inggris juga ada, Singapura ada," ujar Jonfis.
(rgr/arf)
This entry passed through the Full-Text RSS service - if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at http://ift.tt/jcXqJW.
Berita Lainnya Harian Bingo

0 comments:
Post a Comment